UJIAN KALI INI

Saat ini, gw udah kelas 3 SMP. Kalau udah kelas 3 SMP, ini waktunya gw untuk memikirkan ujian, ujian, dan ujian. Sangking kepikirannya, sampai-sampai gw kebawa mimpi. Di mimpi gw, yang muncul hanya gambaran kertas LJK, soal-soal biadab yang membuat otak gw menyusut, dan teman teman yang diem kalau gw panggil untuk mencontek jawabannya. (mungkin ada pesawat di dalam kupingnya).

Ujian kali ini, terasa berbeda dari ujian-ujian sebelumnya. Yang membuat beda sekarang adalah Ujian Akhir berstandar nasional. Dan, sekarang pengawasnya berkembang biak menjadi dua. Bayangin, pengawas satu aja repot untuk bisa mencontek, apalagi pengawasnya dua. Tapi, kejadian gak seperti yang gw kira. Ternyata pengawasnya ada dua lebih gampang untuk bisa mencontek, dari pada pengawasnya ada satu. Kenapa bisa?? karena pengawasnya ada temen ngobrol. Ada aja yang diobrolin. Jadi gw lebih gampang untuk mencontek temen gw.


Dan yang membuat beda adalah suasana kelas. Suasana kelas menjadi lebih ricuh daripada ujian sebelumnya. Saat kertas LJK di bagikan, semuanya diem dan sibuk mengisi nama, kelas, mata pelajaran, dan lain-lain. Dan saat soal-soal dibagikan, semua mulutnya pada berbusa (haha.. yah nggak lah ding). Saat soal-soal dibagikan, murid diem. Saat mengerjakan juga diem. Tapi saat ujian akan berakhir, semuanya pada ricuh. data statistik keadaan kelas seperti dibawah ini dibawah ini:


30 menit pertama:  baik-baik saja tanpa kendala.

30 menit kedua: mulai ada energi-energi negatif.
30 menit ketiga: ricuh seperti tapir belum makan 3 minggu. 
30 menit keempat: suasana kelas hening, sepi, tidak ada suara (karena semuanya pada istirahat di luar kelas).

Yang membedakan lainnya adalah LJK yang dikoreksi komputer. Pada ujian-ujian sebelumnya, LJK dikoreksi manual oleh guru. Kalau dikoreksi komputer harus banyak aturannya, yaitu:


- Harus menggunakan pensil 2B. Padahal, pensil 2B sekarang mahal. Bayangkan, perbatangnya aja Rp.3.500. Uang itu bisa buat makan bakso di kantin sekolah. Kecuali kalau gw ngutang ke ibuk kantinnya (ketauan keseringan ngutang). 


- Tidak boleh kotor, basah, terlipat, atau sobek. Kalau tidak boleh kotor kenapa harus jawab di LJK-nya ?? gw bingung, kenapa kalau gak boleh kotor, kenapa harus jawab di LJK itu. Kalau di jawab kan otomatis di coret-coret. Kalau di coret-coret otomatis kotor. Tapi perintahnya kenapa gak boleh kotor?? kenapa sekolah ini begitu mengejamkan??